Selalu Setia Memberikan Informasi Yang Terbaik

Selalu Setia Memberikan Informasi Yang Terbaik

Kiat Sukses Studi Lanjut Ke Perguruan Tinggi

 

a. Hal yang Perlu Diketahui

Sebelum mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi, Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, diantaranya :

1. Mengenal Bentuk-bentuk Perguruan Tinggi

Sebelum menentukan lembaga pendididkan lanjutan / Perguruan tinggi yang akan dipilih, perlu mengetahui terlebih dahulu tentang batasan dan bentuk-bentuk perguruan tinggi di Indonesia agar tidak salah dalam menentukan  pilihan. Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dan dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas.

Bentuk-bentuk perguruan tinggi tersebut adalah sebagai berikut : 

    1. Universitas :

adalah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program akademik dan/atau professional yang beragam dan dikelompokkan dalam fakultas-fakultas. Setiap fakultas dibagi lagi dalam program studi/jurusan. Misalnya fakultas ekonomi memiliki jurusan akutansi, mamajemen, studi pembangunan; fakutas teknologi industri, memiliki jurusan matematika, fisika, kimia,  Contoh Universitas :

Universitas Negeri : UNY, UI, UGM, UNDIP, UNS, UNSRI, UNHAS

Unversitas Swasta : UII, UPN, UKI, UAD, UTY, UPI, UAJY, USD,dll

         2.  Institut :

  Adalah suatu Perguruan Tingi yang menyelenggarakan progam pendidikan akademik dan/ atau professional dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian yang sejenis. Misalnya memilikii program studi peternakan, pertanian. Contoh Institut :

        Institut Negeri : IPB, ITS, IPB, ISI

        Instiut Swasta :  ISTA, INSTIPER, dll

      3.  Sekolah Tinggi :

            Adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/ atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu. Misalnya Sekolah Tinggi Seni Rupa, (memiliki jurusan SeniLukis, Seni Patung), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Contohnya.

Sekolah Tinggi Negeri : STT Bandung, STTN, STAN

Sekolah Tinggi Swasta : STIE YKPN, STTNAS, STIKES, dll

      4.  Akademi :

Adalah   Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi atau kesenian tertentu. Lebih menekankan pada keterampilan praktik kerja dan kemampuan untuk mandiri. Contoh :

Akademi Negeri : AAU, AAL, AIP, ATK, APP

Akademi Swasta : ABA, YIPK, AA YKPN, AMIK, dll

      5.  Politeknik

Adalah serupa dengan Akademi, menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Bedanya dibandingkan dengan Akademi, politeknik memberikan porsi lebih besar pada praktik. Contoh Politeknik :

Politeknik Negeri : Politek Manufaktur Bandung, Politek Negeri Jakarta

Polteknik Swasta : Politeknik API, Politeknik LPP, dll

2.  Struktur Pendidikan Tinggi

Struktur pendidikan tinggi di Indonesia terdiri dari 2 jalur pendidikan, yaitu ;

a.  Pendidikan Akademi 

b.  Pendidikan Profesional.

            Pendidikan Akademi  adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangannya, dan lebih mengutamakan peningkatan mutu serta memperluas wawasan ilmu pengetahuan. Pendidikan akademi diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas.

Pendidikan Profesional  adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada kesiapan keahlian tertentu, serta menggunakan peningkatan kemampuan/ketrampilan kerja atau menekankan pada aplikasi ilmu dan teknologi.  Pendidikan profesional ini diselenggarakan oleh akademi, politeknik, sekolah tinggi, institute,  dan universitas.

Pendidikan Akademi menghasilkan lulusan yang memperoleh gelar akademi dan diselenggarakan melalui program Sarjana (S1-Strata1) atau Program Pasca Sarjana. Program pasca sarjana ini meliputi program Magister dan program Doktor (S2 dan S3).

Pendidikan Jalur Profesional menghasilkan lulusan yang memperoleh sebutan profesional yang diselenggarakan melalui program diploma (D1, D2, D3, D4) atau Spesialis (Sp1, Sp2). Jalur ini lebih mengutamakan untuk melatih mahasiswa agar menguasai pengetahuan yang langsung dapat dipakaii dengan segera. 60 % muatan kurikulum proram diploma adalah mata kuliah praktik.

3.  Program Studi/Jurusan

       Berikut beberpa program studi yang kami kelompokkan berdasarkan bidang ilmu, diantaranya :                                     

Ilmu - Ilmu Sains

Ilmu - Ilmu Teknik

 

Ilmu Pertanian, Peternakan, Kehutanan

 

NO

Program Studi/Jurusan

No

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Matematika

1

Teknik Sipil

1.

Perikanan

2

Fisika

2

Teknik Arsitektur

2.

Peternakan

3

Kimia

3

Teknik Planologi

3.

Kehutanan

4

Statistik

4

Teknik Geodesi

4.

Pengolahan Hasil Pertanian

5

Biologi

5

Teknik Fisika

5.

Teknologi Industri Pertanian

6

Ilmu Komputer

6

Teknik Kimia

6

Ilmu Tanah

7

Geofisika

7

Teknik Metalurgi & Material

7

Budidaya Pertanian (Agronomi)

8

Astronomi

8

Teknik Nuklir

8

Sosial Ekonomi Pertanian(Agrobisnis)

9

Geografi

9

Teknik Geofisika

9

Ilmu Hama Dan Penyakit Tumbuhan

10.

Farmasi

10

Teknik Geologi

 

 

 

 

11

Teknik Pertambangan

 

 

 

 

12

Teknik Perminyakan

 

 

 

 

13

Teknik Industri

 

 

 

 

14

Teknik Elektro

 

 

 

 

15

Teknik Informatika

 

 

 

 

16

Teknik Mesin

 

 

 

 

18

Teknik Penerbangan

 

 

 

 

19

Teknik Perkapalan

 

 

 

 

20

Teknik Geomatika

 

 

 

 

Ilmu - Ilmu Ekonomi

Ilmu Seni Dan Desain

 

Ilmu Kesejahteraan Sosial

 

No

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Ekonomi Dan Studi Pembangunan

1

Seni Rupa Murni

1

Rehabilitasi Sosial

2

Ekonomi Manajemen

2

Desain Interior

2

Pengembangan Sosial Masyarakata

3

Ekonomi Akuntansi

3

Desain Komunikasi Visual

 

 

4

Ekonomi Islam

4

Desain Produk

 

 

 

 

5

Kriya Seni Tekstil

 

 

 

 

6

Digital Animation

 

 

 

                                                                 

Teknik Manufaktur

 

      Ilmu Pelayaran

Ilmu Teknik Penerbitan Dan Grafika

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/

Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Teknik Manufaktur

1

Studi Nautika

1

Teknik Grafika

2

Teknik Perancangan Manufaktur

 

2

 

Studi Teknika

2

Penerbitan

3

Teknik Pengecoran Logam

 

 

 

 

 

 

Ilmu Parawisata Dan Perhotelan

Ilmu Administrasi Publik

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Administrasi Hotel

1

Manajemen SDM

2

Manajemen Divisi Kamar

4

Manajemen Kearsipan

3

Manajemen Tata Hidangan

7

Administrasi Kepegawaian

4

Manajemen Tata Boga

8

Admininistrasi Logistik

7

Manajemen Patiseri

9

Manajemen Perkantoran

 

b.  Cara Memilih Program Studi dan Perguruan Tinggi

Memilih jurusan/program studi bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sederhana. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan secara benar. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out  (DO) atau dikeluarkannya seorang mahasiswa/i karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya.

Dasar dalam pemilihan program studi mengacu pada faktor akademik dan non akademik. Prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam memilih program studi atau jurusan antara lain :

1) Akademik

    a. Pengertian Tentang Program Studi / Jurusan

    b. Kemampuan Akademik Siswa

2) Non Akademik

    a.  Menyesuaikan Cita- Cita, Minat dan Bakat.

    b.  Faktor dan Variabel Pendukung

 1.  Informasi yang Sempurna

 2.  Lokasi dan Biaya

 3.  Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

 4.  Masa Depan Karier dan Pekerjaan

 

Cara Menetapkan Pilihan Perguruan Tinggi

       Setelah mengetahui bentuk-bentuk Perguruan Tinggi, program studi yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan anda. Langkah berikutnya adalah  menentukan perguruan tinggi yang akan dipilih. Perguruan Tinggi di Indonesia sangat banyak, baik yang negeri maupun  swasta. Selain mempertimbangkan minat, bakat, dan kemampuan juga diperlukan pertimbangan lain, diantaranya :

1.  Reputasi

Reputasi Perguruan Tinggi yang akan dipilih dapat dijadikan dasar dalam menentukan pilihan. Baik buruknya reputasi Perguruan Tinggi di kalangan akademis biasanya sangat tergantung dari kualitas lulusan, metode pengajaran, dosen-dosen pembimbing, sarana belajar-mengajar, dan fasilitas yang dimiliki oleh lembaga tersebut.

2.   Metode dan persentase pembelajaran

Metode dan persentase pembelajaran penting diketahui, karena akan menentukan kualitas  kompetensi yang akan diperoleh. Penekanan pada porsi pembelajarannya (persentase teori dan praktek atau magang industri) perlu diketahui terlebih dahulu,.                                                                                                          

3.   Status Akreditasi 

Berdasarkan penyelenggaraannya, perguruan tinggi digolongkan menjadi dua yaitu negeri dan swasta. Sedangkan status akreditasi untuk program studi/jurusan yang sifatnya berjenjang berdasarkan hasil evaluasi (akreditasi) terhadap program studi/jurusan yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional). Status akreditasi menggunakan  peringkat akreditasi A (baik sekali), B (baik), C (Cukup),  dan D (kurang).

4.   Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan merupakan faktor yang penting dalam mendukung keberhasilan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi. Fasilitas pendidikan seperti laboratorium (komputer, akutansi, bahasa, dan lain-lainnya), bengkel, studio, dan perpustakaan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan mahasiswa. Apalagi untuk jalur pendidikan profesional yang lebih bersifat aplikatif, menekankan pada keterampilan.

5.  Prospek Lulusan

Lulusan yang berkualitas dan diterima di masyarakat/perusahaan/instansi merupakan suatu kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Perguruan Tinggi.   Peluang kerja bagi  lulusan program studi/jurusan yang akan dipilih  juga harus diperhitungkan, karena akan merugikan apabila setelah lulus tidak segera mendapatkan pekerjaan.

6.   Biaya

Biaya yang dikeluarkan relatif sesuai dengan kualitas dan fasilitas pembelajaran yang diberikan oleh Perguruan Tinggi. Juga harus sesuai dengan kemampuan keuangan calon mahasiswa, sebab kalau besarnya biaya yang diperlukan tidak terjangkau akan menghambat kelancaran dalam menempuh studinya.

c.  Kiat  Sukses Masuk Perguruan Tinggi

       Sebelum mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi yang akan dipilih, sebaiknya calon mahasiswa mengetahui terlebih dahulu tentang mekanisme penerimaan mahasiswa baru, karena antara Perguruan Tinggi yang satu dengan yang lainnya  bisa berbeda. Secara garis besar mekanisme penerimaan mahasiswa baru dapat dibedakan menjadi dua yaitu jalur tes dan non tes. Jalur tes terdiri dari beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru.

Ada lima faktor yang harus dikuasai untuk sukses masuk di Perguruan Tinggi yang baik,   yaitu :

1.   Faktor Teknis

Sebelum tes masuk perguruan tinggi, Anda harus mempersiapkan peralatan yang mendukung terhadap lancarnya tes tersebut. Kalau tes tersebut masih secara massal, maka Anda persiapkan alat tulis/pensil 2B  dan mengisi lembar jawab komputer yang benar.  Apabila tes tersebut menggunakan computer based, maka Anda harus menguasai perangkat teknologi informasi dan teknis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang benar.

2.   Faktor  Psikologis

Kebiasaan positif dalam mengikuti tes uji coba (try out) dan latihan-latihan lainnya dapat membentuk Anda percaya diri. Sikap percaya diri sangat penting untuk masuk ke PT.

3.   Faktor  Penguasaan Materi Tes

Untuk penguasaan materi, Anda perlu menguasai kisi-kisi soal yang berisi tentang pokok-pokok bahasan yang keluar dalam tes dan persentase jumlah soal. Berdasarkan kisi-kisi inilah Anda belajar, Anda menguasai materi, Anda mempersiapkan materi.

4.   Faktor  Strategi Pengerjaan Soal

Dalam setiap kesempatan mengikuti Tes Uji Coba (Try Out) dibiasakan mengerjakan soal dimulai dari soal yang mudah. Jangan berambisi mengerjakan semua soal. Kebiasaan ini digunakan saat mengikuti ujian masuk Perguruan Tinggi.

5.  Faktor  Strategi Memilih Jurusan / Program Studi

Konsultasi dalam memilih jurusan sangat penting dalam mengarahkan kemampuan akademik  Anda. Memilih jurusan yang tidak sesuai dengan kemampuan akademik hanya akan mengakibatkan tidak diterimanya di Perguruan Tinggi

d.  Tips Cara Masuk Perguruan Tinggi Favorit       

Perguruan tinggi favorit menjadi harapan setiap calon mahasiswa/i. Berikut tips untuk masuk ke perguruan tinggi favorit, diantaranya

  • 1.  Tentukan Pilihan, Langkah pertama adalah menentukan tujuan berikutnya. Setelah lulus SMA/SMK/MA, maka kita akan dihadapkan pada persimpangan jalur. Kalaupun kita memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, kita masih harus menentukan pilihan.
  • 2. Ukur Kemampuan Diri, Jika telah menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan, cobalah untuk mengukur diri. Bandingkan kemampaun diri masing-masing dengan kualitas pilihan kita.
  • 3.  Tetapkan Alternatif, Pilihan memang sudah ditentukan, namun jangan hanya puas dengan satu pilihan. Kita tentu harus menyiapkan back up plan jika pilihan pertama gagal.
  • 4. Cari Informasi, Jauh-jauh hari sebelum memasuki dunia kampus, cobalah untuk mencari informasi sebanyak mungkin. Di zaman modern ini, tentu tidak sulit untuk mencari informasi.
  • 5. Perbanyak Ilmu, Perbanyaklah ilmu pengetahuan, terutama seputar jurusan yang akan dipilih.
  • 6.   Jaga Kondisi Tubuh, Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita, baik fisik maupun mental.
  • 7.  Jalur Masuk Kuliah, Secara umum jalur masuk kuliah dibagi menjadi beberapa jalur : SNMPTN, SBMPTN, Mandiri

 

8 Peluang Usaha untuk Anda Lulusan SMA/ SMK, Anda Bisa Sukses!

1. Guru Les Privat Anak SD

Untuk menjadi tenaga pendidik, memang dibutuhkan kemampuan akademik tinggi. Namun para lulusan SMA/SMK bisa menjadi tenaga pendidik non formal juga, untuk para pelajar di jenjang SD. Mayoritas kurikulum pelajaran anak-anak SD meskipun selalu berubah, masih memiliki prinsip yang sama dan dikuasai oleh alumni sekolah menengah. Untuk itu, Anda bisa mencoba peluang bisnis menjadi guru les privat anak-anak SD.

Misalkan saja Anda menawarkan kemampuan mengajar matematika dasar, bahasa inggris dasar hingga komputer dasar. Jasa ini bisa dikenalkan kepada orang-orang di sekitar tempat tinggal Anda. Layani les privat sebanyak setidaknya dua kali dalam seminggu di sore hari. Berikan pengajaran yang sabar dan mudah dipahami anak SD supaya jasa les privat yang Anda kenalkan makin membuat orangtua lain tertarik.

2. Endorser Media Sosial

Kemajuan media sosial dewasa ini adalah sebuah peluang bisnis yang amat sangat menjanjikan. Tak perlu harus jadi selebgram atau selebtwit dengan jumlah pengikut ratusan ribu sampai jutaan orang agar bisa membuka jasa endorsement. Karena rupanya saat ini, banyak pemilik bisnis hingga perusahaan yang justru fokus pasang iklan pada micro-influencer.


3. Kelola Toko Online

Toko online merupakan opsi bisnis berikutnya yang bisa dipertimbangkan para lulusan SMA/SMK. Tidak perlu modal besar, pengalaman dan ilmu bisnis tinggi, Anda bisa mencoba usaha toko online. Entah jualan baju, sepatu, tas, hijab, barang bermerk, atau peralatan elektronik, semua bisa dilakukan secara daring. Bahkan sekalipun mungkin modal Anda pas-pasan, bisa memilih opsi dropshipper.

Berbeda dengan reseller yang harus stok barang dulu dan dijual mencari untung, para dropshipper tak perlu beli barang dari produsen/distributor. Sistem kerja dropshipper adalah mereka menawarkan barang lewat katalog dan kemudian pihak agen yang mengirimkannya langsung. Tidak ribet dan cukup untung bukan? Intinya, Anda harus jadi penjual yang sabar dan bertanggung jawab supaya toko online makin dipercaya banyak konsumen.

4. Jadi Content Creator

Gaya hidup masyarakat modern yang semakin digital dan online membuka peluang akan bisnis kreatif baru sebagai content creator. Seperti namanya, Anda dituntut untuk mampu menghasilkan konten di platform online. Entah menulis lewat blog hingga menghasilkan vlog di Youtube. Kedua jenis profesi ini sekarang begitu menarik perhatian milenial. Jika ingin jadi content creator yang sukses, Anda tentu harus konsisten dan selalu berkarya.



5. Bisnis Pulsa Elektrik

Anda termasuk sosok yang populer di sekolah? Maka bisnis bisnis pulsa elektrik jelas akan sangat menguntungkan. Sekalipun belum memiliki toko, bisnis Anda bisa dikenalkan dari mulut ke mulut. Dengan kemajuan teknologi gawai, kini bukan cuma pulsa elektrik saja yang bisa Anda jual. Anda bisa menambah layanan dengan penjualan data internet, jual token listrik, hingga pembayaran PDAM, PLN, internet, TV kabel hingga cicilan sepeda motor.



6. Agen Jasa Pengiriman

Jika Anda merasa kesulitan memulai bisnis toko online tapi ingin memanfaatkan peluang, maka agen jasa pengiriman adalah jawabannya. Seperti namanya, bisnis ini membuat Anda sebagai pihak pengirim barang dari penjual ke pembeli. Banyak penjual yang tak bisa mengantarkan barang pesanan konsumen dan akhirnya membutuhkan jasa kurir. Sehingga jasa kurir merupakan bisnis yang sangat menjanjikan.

Tidak butuh modal besar untuk memulai bisnis ini, yang paling utama adalah Anda harus memberikan pelayanan yang bertanggung jawab. Cobalah bekerja sama dengan toko online yang punya omzet besar, karena itu akan mempengaruhi pendapatan bisnis Anda.

7. Pencucian Sepeda Motor

Dibandingkan mobil, pengguna sepeda motor jauh lebih besar dan rentan kotor. Apalagi jika sedang musim hujan, bisnis pencucian sepeda motor bisa laris manis. Anda tak perlu gelar pendidikan tinggi untuk bisa bersih mencuci sepeda motor karena yang dibutuhkan adalah kerja keras. Asumsikan saja dalam sehari ada 20 motor dicuci dengan tarif masing-masing delapan ribu rupiah. Maka dalam satu bulan, pendapatan Anda bisa mencapai Rp 4,8 juta!

Sungguh menjanjikan bukan? Terlebih lagi jika Anda memiliki tempat yang strategis, maka bisnis pencucian sepeda motor bakal laris manis. Modal yang dibutuhkan tidaklah besar sehingga para lulusan SMA/SMK bisa mencobanya.

 

8. Usaha Kuliner

Inilah bisnis yang tidak ada matinya di Indonesia. Kebiasan masyarakat yang doyan jajan dan ngemil menjadikan Indonesia sebagai surga bisnis kuliner. Entah apapun lulusan pendidikan Anda, semua berpeluang menciptakan bisnis kuliner. Asalkan mampu menjaga kualitas, harga kompetitif dan selalu berinovasi, bisnis kuliner Anda tidak akan bisa dikalahkan.

Sumber: https://www.folderbisnis.com/8-peluang-usaha-untuk-lulusan-sma-smk

INFORMASI PENTING SNMPTN TAHUN 2021

Hallooo..pejuang SNMPTN, tanggal 4 Januari 2020 LTMPT sudah melaunching SNMPTN dan UTBK - SBMPTN 2021. 

Penting calon pendaftar untuk memperhatikan beberapa hal SEBELUM MENDAFTAR akun LTMPT, yaitu:

  1. NISN ( Nomer Induk Siswa Nasional)
  2. NPSN (Nomer Pokok Sekolah Nasional dapat dicek di ltmpt.ac.id  >  kuota sekolah > cari nama sekolah.
  3. Tanggal Lahir 
  4. Email yang aktif (pastikan anda tahu passwordnya)
  5. NIK (dari KTP atau KK)
  6. Nomer telepon yang aktif
  7. Pas foto terbaru dengan kriteria:

  • - Ukuran 4 cm x 6 cm
  • - Latar belakang foto polos berwarna
  • - file tipe JPG/JPEG/PNG
  • - Ukuran maksimal file foto 300 kb
  • - Orientasi foto vertika/potrait
  • - Posisi badan dan kepala tegap sejajar menghadap kamera 
  • - Tidak ada bagian kepala yang terpotong / tertutupi

Info tentang jadwal lebih lanjut baca di JADWAL KEGIATAN SNMPTN TAHUN 2021

Berkaitan dengan pemeringkatan; Berikut ini ketentuan pemeringkatan siswa oleh sekolah : 

1. Adapun pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut: 

Jurusan IPA:

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Kimia 

Fisika 

Biologi


Jurusan IPS: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Sosiologi 

Ekonomi 

Geografi 


Jurusan Bahasa: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Sastra Indonesia 

Antropologi 

Salah satu Bahasa Asing 


SMK: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris Kompetensi Keahlian 

2. Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama. 

3. Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah.


Semoga Bermanfaat.