Selalu Setia Memberikan Informasi Yang Terbaik

Selalu Setia Memberikan Informasi Yang Terbaik

Kiat Sukses Studi Lanjut Ke Perguruan Tinggi

 

a. Hal yang Perlu Diketahui

Sebelum mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi, Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, diantaranya :

1. Mengenal Bentuk-bentuk Perguruan Tinggi

Sebelum menentukan lembaga pendididkan lanjutan / Perguruan tinggi yang akan dipilih, perlu mengetahui terlebih dahulu tentang batasan dan bentuk-bentuk perguruan tinggi di Indonesia agar tidak salah dalam menentukan  pilihan. Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dan dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas.

Bentuk-bentuk perguruan tinggi tersebut adalah sebagai berikut : 

    1. Universitas :

adalah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program akademik dan/atau professional yang beragam dan dikelompokkan dalam fakultas-fakultas. Setiap fakultas dibagi lagi dalam program studi/jurusan. Misalnya fakultas ekonomi memiliki jurusan akutansi, mamajemen, studi pembangunan; fakutas teknologi industri, memiliki jurusan matematika, fisika, kimia,  Contoh Universitas :

Universitas Negeri : UNY, UI, UGM, UNDIP, UNS, UNSRI, UNHAS

Unversitas Swasta : UII, UPN, UKI, UAD, UTY, UPI, UAJY, USD,dll

         2.  Institut :

  Adalah suatu Perguruan Tingi yang menyelenggarakan progam pendidikan akademik dan/ atau professional dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian yang sejenis. Misalnya memilikii program studi peternakan, pertanian. Contoh Institut :

        Institut Negeri : IPB, ITS, IPB, ISI

        Instiut Swasta :  ISTA, INSTIPER, dll

      3.  Sekolah Tinggi :

            Adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/ atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu. Misalnya Sekolah Tinggi Seni Rupa, (memiliki jurusan SeniLukis, Seni Patung), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Contohnya.

Sekolah Tinggi Negeri : STT Bandung, STTN, STAN

Sekolah Tinggi Swasta : STIE YKPN, STTNAS, STIKES, dll

      4.  Akademi :

Adalah   Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi atau kesenian tertentu. Lebih menekankan pada keterampilan praktik kerja dan kemampuan untuk mandiri. Contoh :

Akademi Negeri : AAU, AAL, AIP, ATK, APP

Akademi Swasta : ABA, YIPK, AA YKPN, AMIK, dll

      5.  Politeknik

Adalah serupa dengan Akademi, menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Bedanya dibandingkan dengan Akademi, politeknik memberikan porsi lebih besar pada praktik. Contoh Politeknik :

Politeknik Negeri : Politek Manufaktur Bandung, Politek Negeri Jakarta

Polteknik Swasta : Politeknik API, Politeknik LPP, dll

2.  Struktur Pendidikan Tinggi

Struktur pendidikan tinggi di Indonesia terdiri dari 2 jalur pendidikan, yaitu ;

a.  Pendidikan Akademi 

b.  Pendidikan Profesional.

            Pendidikan Akademi  adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangannya, dan lebih mengutamakan peningkatan mutu serta memperluas wawasan ilmu pengetahuan. Pendidikan akademi diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas.

Pendidikan Profesional  adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada kesiapan keahlian tertentu, serta menggunakan peningkatan kemampuan/ketrampilan kerja atau menekankan pada aplikasi ilmu dan teknologi.  Pendidikan profesional ini diselenggarakan oleh akademi, politeknik, sekolah tinggi, institute,  dan universitas.

Pendidikan Akademi menghasilkan lulusan yang memperoleh gelar akademi dan diselenggarakan melalui program Sarjana (S1-Strata1) atau Program Pasca Sarjana. Program pasca sarjana ini meliputi program Magister dan program Doktor (S2 dan S3).

Pendidikan Jalur Profesional menghasilkan lulusan yang memperoleh sebutan profesional yang diselenggarakan melalui program diploma (D1, D2, D3, D4) atau Spesialis (Sp1, Sp2). Jalur ini lebih mengutamakan untuk melatih mahasiswa agar menguasai pengetahuan yang langsung dapat dipakaii dengan segera. 60 % muatan kurikulum proram diploma adalah mata kuliah praktik.

3.  Program Studi/Jurusan

       Berikut beberpa program studi yang kami kelompokkan berdasarkan bidang ilmu, diantaranya :                                     

Ilmu - Ilmu Sains

Ilmu - Ilmu Teknik

 

Ilmu Pertanian, Peternakan, Kehutanan

 

NO

Program Studi/Jurusan

No

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Matematika

1

Teknik Sipil

1.

Perikanan

2

Fisika

2

Teknik Arsitektur

2.

Peternakan

3

Kimia

3

Teknik Planologi

3.

Kehutanan

4

Statistik

4

Teknik Geodesi

4.

Pengolahan Hasil Pertanian

5

Biologi

5

Teknik Fisika

5.

Teknologi Industri Pertanian

6

Ilmu Komputer

6

Teknik Kimia

6

Ilmu Tanah

7

Geofisika

7

Teknik Metalurgi & Material

7

Budidaya Pertanian (Agronomi)

8

Astronomi

8

Teknik Nuklir

8

Sosial Ekonomi Pertanian(Agrobisnis)

9

Geografi

9

Teknik Geofisika

9

Ilmu Hama Dan Penyakit Tumbuhan

10.

Farmasi

10

Teknik Geologi

 

 

 

 

11

Teknik Pertambangan

 

 

 

 

12

Teknik Perminyakan

 

 

 

 

13

Teknik Industri

 

 

 

 

14

Teknik Elektro

 

 

 

 

15

Teknik Informatika

 

 

 

 

16

Teknik Mesin

 

 

 

 

18

Teknik Penerbangan

 

 

 

 

19

Teknik Perkapalan

 

 

 

 

20

Teknik Geomatika

 

 

 

 

Ilmu - Ilmu Ekonomi

Ilmu Seni Dan Desain

 

Ilmu Kesejahteraan Sosial

 

No

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Ekonomi Dan Studi Pembangunan

1

Seni Rupa Murni

1

Rehabilitasi Sosial

2

Ekonomi Manajemen

2

Desain Interior

2

Pengembangan Sosial Masyarakata

3

Ekonomi Akuntansi

3

Desain Komunikasi Visual

 

 

4

Ekonomi Islam

4

Desain Produk

 

 

 

 

5

Kriya Seni Tekstil

 

 

 

 

6

Digital Animation

 

 

 

                                                                 

Teknik Manufaktur

 

      Ilmu Pelayaran

Ilmu Teknik Penerbitan Dan Grafika

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/

Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Teknik Manufaktur

1

Studi Nautika

1

Teknik Grafika

2

Teknik Perancangan Manufaktur

 

2

 

Studi Teknika

2

Penerbitan

3

Teknik Pengecoran Logam

 

 

 

 

 

 

Ilmu Parawisata Dan Perhotelan

Ilmu Administrasi Publik

No.

Program Studi/Jurusan

No.

Program Studi/Jurusan

1

Administrasi Hotel

1

Manajemen SDM

2

Manajemen Divisi Kamar

4

Manajemen Kearsipan

3

Manajemen Tata Hidangan

7

Administrasi Kepegawaian

4

Manajemen Tata Boga

8

Admininistrasi Logistik

7

Manajemen Patiseri

9

Manajemen Perkantoran

 

b.  Cara Memilih Program Studi dan Perguruan Tinggi

Memilih jurusan/program studi bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sederhana. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan secara benar. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out  (DO) atau dikeluarkannya seorang mahasiswa/i karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya.

Dasar dalam pemilihan program studi mengacu pada faktor akademik dan non akademik. Prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam memilih program studi atau jurusan antara lain :

1) Akademik

    a. Pengertian Tentang Program Studi / Jurusan

    b. Kemampuan Akademik Siswa

2) Non Akademik

    a.  Menyesuaikan Cita- Cita, Minat dan Bakat.

    b.  Faktor dan Variabel Pendukung

 1.  Informasi yang Sempurna

 2.  Lokasi dan Biaya

 3.  Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

 4.  Masa Depan Karier dan Pekerjaan

 

Cara Menetapkan Pilihan Perguruan Tinggi

       Setelah mengetahui bentuk-bentuk Perguruan Tinggi, program studi yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan anda. Langkah berikutnya adalah  menentukan perguruan tinggi yang akan dipilih. Perguruan Tinggi di Indonesia sangat banyak, baik yang negeri maupun  swasta. Selain mempertimbangkan minat, bakat, dan kemampuan juga diperlukan pertimbangan lain, diantaranya :

1.  Reputasi

Reputasi Perguruan Tinggi yang akan dipilih dapat dijadikan dasar dalam menentukan pilihan. Baik buruknya reputasi Perguruan Tinggi di kalangan akademis biasanya sangat tergantung dari kualitas lulusan, metode pengajaran, dosen-dosen pembimbing, sarana belajar-mengajar, dan fasilitas yang dimiliki oleh lembaga tersebut.

2.   Metode dan persentase pembelajaran

Metode dan persentase pembelajaran penting diketahui, karena akan menentukan kualitas  kompetensi yang akan diperoleh. Penekanan pada porsi pembelajarannya (persentase teori dan praktek atau magang industri) perlu diketahui terlebih dahulu,.                                                                                                          

3.   Status Akreditasi 

Berdasarkan penyelenggaraannya, perguruan tinggi digolongkan menjadi dua yaitu negeri dan swasta. Sedangkan status akreditasi untuk program studi/jurusan yang sifatnya berjenjang berdasarkan hasil evaluasi (akreditasi) terhadap program studi/jurusan yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional). Status akreditasi menggunakan  peringkat akreditasi A (baik sekali), B (baik), C (Cukup),  dan D (kurang).

4.   Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan merupakan faktor yang penting dalam mendukung keberhasilan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi. Fasilitas pendidikan seperti laboratorium (komputer, akutansi, bahasa, dan lain-lainnya), bengkel, studio, dan perpustakaan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan mahasiswa. Apalagi untuk jalur pendidikan profesional yang lebih bersifat aplikatif, menekankan pada keterampilan.

5.  Prospek Lulusan

Lulusan yang berkualitas dan diterima di masyarakat/perusahaan/instansi merupakan suatu kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Perguruan Tinggi.   Peluang kerja bagi  lulusan program studi/jurusan yang akan dipilih  juga harus diperhitungkan, karena akan merugikan apabila setelah lulus tidak segera mendapatkan pekerjaan.

6.   Biaya

Biaya yang dikeluarkan relatif sesuai dengan kualitas dan fasilitas pembelajaran yang diberikan oleh Perguruan Tinggi. Juga harus sesuai dengan kemampuan keuangan calon mahasiswa, sebab kalau besarnya biaya yang diperlukan tidak terjangkau akan menghambat kelancaran dalam menempuh studinya.

c.  Kiat  Sukses Masuk Perguruan Tinggi

       Sebelum mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi yang akan dipilih, sebaiknya calon mahasiswa mengetahui terlebih dahulu tentang mekanisme penerimaan mahasiswa baru, karena antara Perguruan Tinggi yang satu dengan yang lainnya  bisa berbeda. Secara garis besar mekanisme penerimaan mahasiswa baru dapat dibedakan menjadi dua yaitu jalur tes dan non tes. Jalur tes terdiri dari beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru.

Ada lima faktor yang harus dikuasai untuk sukses masuk di Perguruan Tinggi yang baik,   yaitu :

1.   Faktor Teknis

Sebelum tes masuk perguruan tinggi, Anda harus mempersiapkan peralatan yang mendukung terhadap lancarnya tes tersebut. Kalau tes tersebut masih secara massal, maka Anda persiapkan alat tulis/pensil 2B  dan mengisi lembar jawab komputer yang benar.  Apabila tes tersebut menggunakan computer based, maka Anda harus menguasai perangkat teknologi informasi dan teknis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang benar.

2.   Faktor  Psikologis

Kebiasaan positif dalam mengikuti tes uji coba (try out) dan latihan-latihan lainnya dapat membentuk Anda percaya diri. Sikap percaya diri sangat penting untuk masuk ke PT.

3.   Faktor  Penguasaan Materi Tes

Untuk penguasaan materi, Anda perlu menguasai kisi-kisi soal yang berisi tentang pokok-pokok bahasan yang keluar dalam tes dan persentase jumlah soal. Berdasarkan kisi-kisi inilah Anda belajar, Anda menguasai materi, Anda mempersiapkan materi.

4.   Faktor  Strategi Pengerjaan Soal

Dalam setiap kesempatan mengikuti Tes Uji Coba (Try Out) dibiasakan mengerjakan soal dimulai dari soal yang mudah. Jangan berambisi mengerjakan semua soal. Kebiasaan ini digunakan saat mengikuti ujian masuk Perguruan Tinggi.

5.  Faktor  Strategi Memilih Jurusan / Program Studi

Konsultasi dalam memilih jurusan sangat penting dalam mengarahkan kemampuan akademik  Anda. Memilih jurusan yang tidak sesuai dengan kemampuan akademik hanya akan mengakibatkan tidak diterimanya di Perguruan Tinggi

d.  Tips Cara Masuk Perguruan Tinggi Favorit       

Perguruan tinggi favorit menjadi harapan setiap calon mahasiswa/i. Berikut tips untuk masuk ke perguruan tinggi favorit, diantaranya

  • 1.  Tentukan Pilihan, Langkah pertama adalah menentukan tujuan berikutnya. Setelah lulus SMA/SMK/MA, maka kita akan dihadapkan pada persimpangan jalur. Kalaupun kita memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, kita masih harus menentukan pilihan.
  • 2. Ukur Kemampuan Diri, Jika telah menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan, cobalah untuk mengukur diri. Bandingkan kemampaun diri masing-masing dengan kualitas pilihan kita.
  • 3.  Tetapkan Alternatif, Pilihan memang sudah ditentukan, namun jangan hanya puas dengan satu pilihan. Kita tentu harus menyiapkan back up plan jika pilihan pertama gagal.
  • 4. Cari Informasi, Jauh-jauh hari sebelum memasuki dunia kampus, cobalah untuk mencari informasi sebanyak mungkin. Di zaman modern ini, tentu tidak sulit untuk mencari informasi.
  • 5. Perbanyak Ilmu, Perbanyaklah ilmu pengetahuan, terutama seputar jurusan yang akan dipilih.
  • 6.   Jaga Kondisi Tubuh, Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita, baik fisik maupun mental.
  • 7.  Jalur Masuk Kuliah, Secara umum jalur masuk kuliah dibagi menjadi beberapa jalur : SNMPTN, SBMPTN, Mandiri

 

8 Peluang Usaha untuk Anda Lulusan SMA/ SMK, Anda Bisa Sukses!

1. Guru Les Privat Anak SD

Untuk menjadi tenaga pendidik, memang dibutuhkan kemampuan akademik tinggi. Namun para lulusan SMA/SMK bisa menjadi tenaga pendidik non formal juga, untuk para pelajar di jenjang SD. Mayoritas kurikulum pelajaran anak-anak SD meskipun selalu berubah, masih memiliki prinsip yang sama dan dikuasai oleh alumni sekolah menengah. Untuk itu, Anda bisa mencoba peluang bisnis menjadi guru les privat anak-anak SD.

Misalkan saja Anda menawarkan kemampuan mengajar matematika dasar, bahasa inggris dasar hingga komputer dasar. Jasa ini bisa dikenalkan kepada orang-orang di sekitar tempat tinggal Anda. Layani les privat sebanyak setidaknya dua kali dalam seminggu di sore hari. Berikan pengajaran yang sabar dan mudah dipahami anak SD supaya jasa les privat yang Anda kenalkan makin membuat orangtua lain tertarik.

2. Endorser Media Sosial

Kemajuan media sosial dewasa ini adalah sebuah peluang bisnis yang amat sangat menjanjikan. Tak perlu harus jadi selebgram atau selebtwit dengan jumlah pengikut ratusan ribu sampai jutaan orang agar bisa membuka jasa endorsement. Karena rupanya saat ini, banyak pemilik bisnis hingga perusahaan yang justru fokus pasang iklan pada micro-influencer.


3. Kelola Toko Online

Toko online merupakan opsi bisnis berikutnya yang bisa dipertimbangkan para lulusan SMA/SMK. Tidak perlu modal besar, pengalaman dan ilmu bisnis tinggi, Anda bisa mencoba usaha toko online. Entah jualan baju, sepatu, tas, hijab, barang bermerk, atau peralatan elektronik, semua bisa dilakukan secara daring. Bahkan sekalipun mungkin modal Anda pas-pasan, bisa memilih opsi dropshipper.

Berbeda dengan reseller yang harus stok barang dulu dan dijual mencari untung, para dropshipper tak perlu beli barang dari produsen/distributor. Sistem kerja dropshipper adalah mereka menawarkan barang lewat katalog dan kemudian pihak agen yang mengirimkannya langsung. Tidak ribet dan cukup untung bukan? Intinya, Anda harus jadi penjual yang sabar dan bertanggung jawab supaya toko online makin dipercaya banyak konsumen.

4. Jadi Content Creator

Gaya hidup masyarakat modern yang semakin digital dan online membuka peluang akan bisnis kreatif baru sebagai content creator. Seperti namanya, Anda dituntut untuk mampu menghasilkan konten di platform online. Entah menulis lewat blog hingga menghasilkan vlog di Youtube. Kedua jenis profesi ini sekarang begitu menarik perhatian milenial. Jika ingin jadi content creator yang sukses, Anda tentu harus konsisten dan selalu berkarya.



5. Bisnis Pulsa Elektrik

Anda termasuk sosok yang populer di sekolah? Maka bisnis bisnis pulsa elektrik jelas akan sangat menguntungkan. Sekalipun belum memiliki toko, bisnis Anda bisa dikenalkan dari mulut ke mulut. Dengan kemajuan teknologi gawai, kini bukan cuma pulsa elektrik saja yang bisa Anda jual. Anda bisa menambah layanan dengan penjualan data internet, jual token listrik, hingga pembayaran PDAM, PLN, internet, TV kabel hingga cicilan sepeda motor.



6. Agen Jasa Pengiriman

Jika Anda merasa kesulitan memulai bisnis toko online tapi ingin memanfaatkan peluang, maka agen jasa pengiriman adalah jawabannya. Seperti namanya, bisnis ini membuat Anda sebagai pihak pengirim barang dari penjual ke pembeli. Banyak penjual yang tak bisa mengantarkan barang pesanan konsumen dan akhirnya membutuhkan jasa kurir. Sehingga jasa kurir merupakan bisnis yang sangat menjanjikan.

Tidak butuh modal besar untuk memulai bisnis ini, yang paling utama adalah Anda harus memberikan pelayanan yang bertanggung jawab. Cobalah bekerja sama dengan toko online yang punya omzet besar, karena itu akan mempengaruhi pendapatan bisnis Anda.

7. Pencucian Sepeda Motor

Dibandingkan mobil, pengguna sepeda motor jauh lebih besar dan rentan kotor. Apalagi jika sedang musim hujan, bisnis pencucian sepeda motor bisa laris manis. Anda tak perlu gelar pendidikan tinggi untuk bisa bersih mencuci sepeda motor karena yang dibutuhkan adalah kerja keras. Asumsikan saja dalam sehari ada 20 motor dicuci dengan tarif masing-masing delapan ribu rupiah. Maka dalam satu bulan, pendapatan Anda bisa mencapai Rp 4,8 juta!

Sungguh menjanjikan bukan? Terlebih lagi jika Anda memiliki tempat yang strategis, maka bisnis pencucian sepeda motor bakal laris manis. Modal yang dibutuhkan tidaklah besar sehingga para lulusan SMA/SMK bisa mencobanya.

 

8. Usaha Kuliner

Inilah bisnis yang tidak ada matinya di Indonesia. Kebiasan masyarakat yang doyan jajan dan ngemil menjadikan Indonesia sebagai surga bisnis kuliner. Entah apapun lulusan pendidikan Anda, semua berpeluang menciptakan bisnis kuliner. Asalkan mampu menjaga kualitas, harga kompetitif dan selalu berinovasi, bisnis kuliner Anda tidak akan bisa dikalahkan.

Sumber: https://www.folderbisnis.com/8-peluang-usaha-untuk-lulusan-sma-smk

INFORMASI PENTING SNMPTN TAHUN 2021

Hallooo..pejuang SNMPTN, tanggal 4 Januari 2020 LTMPT sudah melaunching SNMPTN dan UTBK - SBMPTN 2021. 

Penting calon pendaftar untuk memperhatikan beberapa hal SEBELUM MENDAFTAR akun LTMPT, yaitu:

  1. NISN ( Nomer Induk Siswa Nasional)
  2. NPSN (Nomer Pokok Sekolah Nasional dapat dicek di ltmpt.ac.id  >  kuota sekolah > cari nama sekolah.
  3. Tanggal Lahir 
  4. Email yang aktif (pastikan anda tahu passwordnya)
  5. NIK (dari KTP atau KK)
  6. Nomer telepon yang aktif
  7. Pas foto terbaru dengan kriteria:

  • - Ukuran 4 cm x 6 cm
  • - Latar belakang foto polos berwarna
  • - file tipe JPG/JPEG/PNG
  • - Ukuran maksimal file foto 300 kb
  • - Orientasi foto vertika/potrait
  • - Posisi badan dan kepala tegap sejajar menghadap kamera 
  • - Tidak ada bagian kepala yang terpotong / tertutupi

Info tentang jadwal lebih lanjut baca di JADWAL KEGIATAN SNMPTN TAHUN 2021

Berkaitan dengan pemeringkatan; Berikut ini ketentuan pemeringkatan siswa oleh sekolah : 

1. Adapun pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut: 

Jurusan IPA:

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Kimia 

Fisika 

Biologi


Jurusan IPS: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Sosiologi 

Ekonomi 

Geografi 


Jurusan Bahasa: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris 

Sastra Indonesia 

Antropologi 

Salah satu Bahasa Asing 


SMK: 

Matematika 

Bahasa Indonesia 

Bahasa Inggris Kompetensi Keahlian 

2. Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama. 

3. Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah.


Semoga Bermanfaat.

15 Hal Penting Asesmen Nasional yang Menggantikan UN 2021

Sudah tahu kabar Ujian Nasional yang diganti menjadi Asesmen Nasional di tahun 2021 mendatang? Atau kamu masih bingung dengan ketentuannya? Pada intinya seperti yang dilansir dari kompas.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetap mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Kenapa sih diubah menjadi Asesmen Nasional? Mendikbud mengharapkan perubahan standar kelulusan dari Ujian Nasional menjadi Asesmen Nasional bisa mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik di Indonesia. Selain itu, untuk meng-upgrade pendidikan agar bisa menjadi bekal bagi generasi muda di masa depan.

Gimana, sudah mulai paham atau masih punya banyak pertanyaan? Supaya kamu benar-benar paham mengenai ketentuan dan apa saja yang diujikan pada Asesmen Nasional, simak baik-baik beberapa hal penting berikut ini berdasarkan paparan Kemendikbud.

1. Apa itu Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

2. Apa perbedaan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional (UN)?

3. Siapa yang akan menjadi peserta Asesmen Nasional?

Diikuti oleh seluruh satuan pendidikan / sekolah tingkat dasar dan menengah di Indonesia, serta program kesetaraan yang dikelola oleh PKBM.
Diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Pemerintah. Pemilihan ini akan mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi. Satuan pendidikan tidak diperkenankan mengganti sampel murid karena dapat memengaruhi hasil dan tindak lanjut perbaikan pembelajaran.
Untuk program kesetaraan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh peserta didik yang berada pada tahap akhir program belajarnya.
Diikuti oleh guru dan kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. 

4. Mengapa yang menjadi sampel adalah murid kelas V, VIII, dan XI?

Hal ini dilakukan agar murid yang menjadi peserta Asesmen Nasional dapat merasakan perbaikan pembelajaran ketika mereka masih berada di sekolah tersebut. Selain itu, ini juga bertujuan untuk memotret dampak dari proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan atau sekolah.

5. Apa yang dimaksud dengan ‘minimum’ pada Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)?

Konten yang diukur pada literasi membaca dan numerasi adalah konten yang bersifat esensial serta berkelanjutan lintas kelas maupun jenjang. Tidak semua konten pada kurikulum diujikan, sehingga sifatnya minimum.

6. Mengapa yang diukur adalah literasi dan numerasi?

Literasi dan numerasi merupakan kemampuan atau kompetensi yang mendasar dan dibutuhkan oleh semua murid, terlepas dari apa profesi dan cita-citanya di masa depan. Selain itu, kedua kompetensi ini perlu dikembangkan secara lintas mata pelajaran tidak hanya melalui pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Hal ini pun bertujuan untuk mendorong guru semua mata pelajaran untuk lebih fokus pada pengembangan kompetensi membaca dan berpikir logis-sistematis.

7. Apa perbedaan AKM dengan Survei Karakter?

AKM mengukur hasil belajar kognitif yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid. Sementara Survei Karakter mengukur hasil belajar emosional yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila dimana pelajar Indonesia memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (Beriman, bertakwa, berakhlak mulia; Berkebhinekaan Global; Bergotong royong; Bernalar kritis; Mandiri; Kreatif)

8. Apa saja komponen dari literasi membaca dan numerasi yang diukur pada AKM?


9. Bagaimana bentuk soal Asesmen Nasional?

Objektif:
Pilihan Ganda (hanya 1 jawaban benar)
Pilihan Ganda Kompleks (jawaban benar lebih dari 1)
Menjodohkan
Isian singkat (angka, nama/benda yang sudah fixed)
Non-Objektif: Essay

10. Kapan AKM akan dilaksanakan?

Direncanakan pelaksanaan AKM untuk murid kelas VIII jenjang SMP/MTs, serta kelas XI jenjang SMA/MA, dan SMK akhir Maret 2021. Pelaksanaan AKM untuk murid kelas V jenjang SD/MI adalah di bulan Agustus 2021.

11. Berapa banyak soal yang akan dikerjakan saat AKM?

Murid kelas V akan mengerjakan 30 soal untuk masing-masing literasi membaca dan numerasi. Sedangkan murid kelas VIII dan XI akan mengerjakan 36 soal.

12. Berapa lama waktu pelaksanaan Asesmen Nasional?


13. Apakah soal AKM untuk peminatan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama berbeda? Apakah pembagian porsinya seperti UN?

Tidak. AKM mengukur kompetensi mendasar yang perlu dipelajari semua murid tanpa membedakan peminatannya. Oleh karena itu seluruh murid akan mendapat soal yang mengukur kompetensi yang sama. Keunikan konteks beragam materi kurikulum lintas mata pelajaran dan peminatan tercermin dalam ragam stimulus soal-soal AKM.

14. Adakah kisi-kisi dan contoh soal AKM?

Tidak ada kisi-kisi. AKM disusun berdasarkan indikator-indikator kompetensi yang membentuk lintasan kompetensi hasil belajar yang bersifat kontinum. Pusmenjar menyediakan contoh soal AKM untuk setiap indikator kompetensi.

15. Apakah ada nilai/skor minimum dalam AKM?

Tidak. AKM melaporkan persentase murid dalam setiap level kompetensi. Diharapkan semua murid mencapai level kompetensi cakap atau mahir. 

Sumber Asli: https://blog.ruangguru.com/hal-penting-asesmen-nasional-yang-menggantikan-un-2021 

TETAP BAHAGIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19



Sampai kapan kita harus terus-terusan di rumahaja begini? Kalau hanya sehari dua hari, tentu enggak masalah kalau kita mengurangi bepergian. Tapi, ini sudah hampir masuk ke bulan ketiga. Kapan virus corona pergi? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini pasti sering berlalu-lalang di benak kamu, ya kan? Karena itu, adalah penting untukmu agar bisa mengafirmasi diri agar tetap bahagia. 

Kebahagiaan adalah separuh obat untuk penyakit, termasuk penyakit yang disebabkan oleh si virus nakal satu ini. Tetapi dengan berbagai impitan dan masalah lain yang ditimbulkannya juga, rasanya sulit juga ya untuk tetap bahagia sekarang ini? 

Well, memang, ketidakpastian itu mau enggak mau membawa kecemasan. Kecemasan yang timbul–apalagi jika berlebihan–kalau dibiarkan saja akhirnya ya bisa memengaruhi mental kita. Ketika mental sudah down, akibatnya daya tahan tubuh menurun sehingga virus pun akan mudah menyerang. Virus apa pun. 

So, meski mungkin akan terasa sulit, mari kita jaga diri supaya tetap bahagia. Seenggaknya, kita bisa mencegah dulu penyakit itu datang dengan rasa positif dalam diri kita. Gimana caranya? 
7 Tip Tetap Bahagia di Tengah Pandemi 

1. Pastikan makananmu sehat dan bergizi 

Makanan sehat dan bergizi ibarat “bensin” untuk tubuh kita. Meski “hanya” bekerja di rumah, tapi tubuh kita justru membutuhkan semakin banyak makanan baik lo. Dan, kamu pasti tahu, makanan sehat dan baik akan membuat tubuh kita terkondisikan juga dengan baik, sehingga akan memengaruhi mental agar tetap bahagia.Jadi, pastikan menu makananmu setiap hari sehat dan bergizi ya. 

2. Olahraga untuk perbaiki mood 

Olahraga itu bisa banget memperbaiki suasana hati. Kalau enggak percaya, coba deh tanya langsung ke lead trainer QM Financial, Ligwina Hananto. 

Linda Pescatello, seorang ahli kesehatan dari Universitas Connecticut, mengatakan, bahwa terlalu lama duduk seharian akan membuat suasana hati menjadi lebih gampang buruk. Nah, makanya, ayo bergerak, berolahraga agar mood kamu menjadi baik.Ada juga penelitian yang membuktikan, bahwa berjalan kaki selama 15 – 20 menit saja terbukti bisa membuat seseorang tetap bahagia, dan suasana hatinya selalu terjaga baik.Tapi kan, lagi physical distancing? Nggak boleh keluar kalau enggak mendesak? Well, sebenarnya untuk sekadar jalan-jalan kaki aja demi olahraga, itu enggak dilarang kok. Pastikan saja kamu jalan kaki sendirian, enggak usah bawa rombongan, kenakan masker, bercelana panjang, sepatu, dan memakai jaket atau kaus berlengan panjang. Lalu, pastikan juga, di tengah perjalanan jangan mampir-mampir atau memegang apa pun. Jalan saja, dan setelah 15 – 20 menit langsung pulang ke rumah. Sampai di rumah, mandilah untuk menyegarkan badan. 

Jika ini juga tidak memungkinkan, kamu tetap bisa berolahraga di rumah. Cari video-video tutorial olahraga di Youtube, biar enggak berasa sendirian. Bisa dong. 

3. Lakukan hobi dengan sepenuh hati 

Kita semua pasti punya kegemaran atau minat. Nah, sesekali, di tengah kesibukan work from home, lakukan hobi dan kali ini, lakukanlah dengan sepenuh hati. 

Melakukan sesuatu yang menyenangkan hati akan membuat kita tetap bahagia kan? Iya dong, pasti! 

Lagi pula, siapa tahu dari hobimu ini bisa menghasilkan pemasukan sampingan. Lumayan kan, buat nambahin dana darurat? 

4. Akses berita update virus corona seperlunya saja 

Iya sih, kita butuh tahu update berita virus corona, supaya tahu apa yang terjadi di luar sana. Tetapi ada baiknya, kita batasi. Seperlunya saja, dan batasi juga sumbernya. Akan lebih netral jika kita membaca update dari saluran resmi pemerintah. 

Waspadalah, karena banyak banget konten negatif beredar ketika kondisi sedang genting seperti sekarang. Parahnya lagi, konten-konten itu juga belum tentu benar. Kadang hanya dibuat agar membuat heboh doang. 

Yang seperti ini, jelas akan memengaruhi kondisi mental kita. Kita enggak akan bisa tetap bahagia, jika setiap hari selalu terpapar konten negatif apalagi jika terus-menerus. 

5. Hubungi keluarga, saudara, atau orang terdekat via video call 

Buat yang memutuskan untuk enggak mudik ataupun pulang kampung, well done! Jangan lupa, kamu tetap bisa menghubungi keluarga, saudara dan teman-teman kamu via video call kan? 

Berinteraksi dengan mereka yang kita sayangi juga bisa membuat kita jadi merasa positif dan tetap bahagia. Melihat bahwa mereka semua baik-baik saja, dalam kondisi sehat, akan membuat kita jadi semangat untuk bertahan. 

6. Jangan mencari rasa bahagia dengan belanja 

Profesor Laurie Santos, seorang pengajar di Universitas Yale, pernah mengemukakan bahwa kita sering berpikir bahwa kebahagiaan itu bisa “dibeli” dengan benda. Misalnya saja, ketika kita sedang dalam kondisi tidak baik, kita lantas merasa bahwa dengan membeli sesuatu maka kita akan merasa bahagia. Ketika ternyata dengan membeli satu barang tidak membawa kebahagiaan–seperti yang sebelumnya kita kira–kita pun lantas mempertimbangkan untuk beli barang lain lagi. 

Itulah akar dari perilaku “impusive buying“, hingga jadinya #rauwisuwis belanja yang enggak ada ujung pangkalnya. 

Makanya, ada baiknya kamu pertimbangkan lagi deh, kalau nafsu untuk membeli sesuatu muncul. Apakah memang butuh atau sekadar ingin belanja atas nama “membahagiakan” diri sendiri? Kalau memang jawabannya yang terakhir, coba deh kamu urungkan dulu. Carilah kesenangan dari hal lain, selain belanja, karena bagaimanapun kamu perlu untuk lebih berhemat sekarang. 

7. Tetap bersyukur 

Adalah penting juga buat kita untuk tetap bersyukur di saat kondisi seperti ini. Ada banyak lo, yang bisa disyukuri; bersyukur masih bisa berada di dalam rumah bersama keluarga, bersyukur masih tersedia makanan yang bisa disantap dengan nikmat, bersyukur masih bisa tidur dengan nyenyak. Bersyukur masih bisa mendampingi anak-anak sekolah, bersyukur masih bisa menjalankan ibadah puasa, dan sebagainya. 

Rasa syukur bisa menjadi pangkal dari semua perasaan bahagia yang tersembunyi. Lakukanlah sesering mungkin, agar kita tetap bahagia di masa sulit ini. 


Sumber: 

Asesmen Kompetensi Minimum, Sistem Pengganti UN Diterapkan 2021

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan survei karakter ditetapkan sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). AKM bakal dimulai pada 2021. 



Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyebut penggunaan AKM masih harus disempurnakan. Perlengkapan fasilitas dan pelatihan guru untuk pelaksanaan AKM juga bakal diberikan sesegera mungkin.

"Namun ini, karena pertama kali tahun 2021 pasti banyak tantangan. Tapi insyaallah dengan dukungan kepala dinas kita bisa pastikan infrastruktur siap," ujar Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR, secara virtual, Kamis, 3 September 2020.

Nadiem menyampaikan, AKM juga merupakan langkah dari memerdekakan siswa. Adapun kemerdekaan yang dimaksud adalah bebasnya peserta didik dari diskriminasi sistemik yang berdampak pada pembelajaran atau pemerolehan materi.

"AKM ini memerdekakan anak kita dari apapun. Bahwa pembelajaran bukan masalah menguasai materi, tapi kemampuan mengolah informasi dan kritis," jelas Nadiem.

Nadiem menilai pembelajaran yang tepat bagi siswa ialah pembelajaran yang tidak terlalu mudah, namun juga tidak terlalu sulit. Menurutnya, jika pembelajaran disamakan untuk semua siswa, maka proses pembelajaran yang tepat tidak akan terjadi.


"Jadi mengajar di kompetensi yang tepat itu bentuk memerdekakan. Semua siswa di indonesia bisa belajar karena tidak diseragamkan semua level kompetensi. Jadi itulah kemederekaan dalam kurikulum dan siswa menunjukan bernalar kritis tanpa menghapal begitu banyak informasi," katanya.

Pada 2021 pihaknya bakal mengalokasikan anggaran untuk penyempurnaan AKM sebesar Rp478,4 miliar. Rinciannya, sebanyak Rp358,2 miliar untuk AKM dan akreditasi, dan Rp120,2 miliar untuk pendampingan pemerintah daerah terkait AKM.

Sumber Asli: 

http://pgdikmen.kemdikbud.go.id/read-news/bersiap-menuju-asesmen-kompetensi-minimum

https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/eN408ryN-asesmen-kompetensi-minimum-sistem-pengganti-un-diterapkan-2021 

https://www.blogger.com/blog/post/edit/8253845122306788851/8000715341330165340 

https://nextren.grid.id/read/012059595/ternyata-inilah-contoh-soal-asesmen-kompetensi-minimum-pengganti-ujian-nasional-tahun-depan?page=all

https://www.kompas.com/edu/read/2020/03/12/150556671/tahun-depan-un-diganti-asesmen-kompetensi-minimum-ini-contoh-soalnya


SEMANGAT BELAJAR DARI RUMAH


Saat ini, pelajar dan mahasiswa Indonesia tengah menghadapi situasi di tengah wabah pandemi virus corona. Semua pihak telah diminta untuk belajar dari rumah. Sekolah maupun perguruan tinggi menerapkan pembelajaran dari jarak jauh atau secara online. Tugas-tugas diberikan secara online menggunakan beragam aplikasi yang tersedia. Namun, aktivitas belajar dari rumah tak sepenuhnya mudah. Belajar di rumah penuh tantangan seperti tergoda untuk rebahan, menonton televisi, dan lainnya. Berikut tips-tips membuat suasana belajar dari rumah tetap menyenangkan seperti antara lain : 

. 1. Sediakan tempat yang nyaman untuk belajar 

Banyak dari kita memilih belajar sambil rebahan di kasur. Rebahan di kasur memang nyaman, tetapi nyaman untuk beristirahat. Belajar sambil rebahan di kasur bisa membuat badan pegal dan konsentrasimu buyar. Kamu juga bisa malah tertidur saat belajar sambil rebahan. Pilihlah tempat duduk untuk belajar. Usahakan tempat duduk memiliki sandaran dan busa yang nyaman untuk duduk. Selain itu, sediakan meja yang posisinya tak terlalu rendah dan tinggi dari posisi dudukmu. 

2. Sediakan alat-alat yang digunakan untuk belajar 

Jika kamu terbiasa meminjam alat-alat untuk belajar kepada teman, saat ini siapkanlah sendiri alat-alat tersebut. Alat-alat yang mendukung belajar bisa membuatmu mudah untuk belajar. Jangan sampai alat-alat untuk belajar ini tak kamu perhatikan sehingga bisa mengganggumu saat belajar. 

3. Pastikan koneksi internet baik 

Untuk menyiapkan segala materi pembelajaranmu, hal lain yang mesti diperhatikan saat belajar dari rumah adalah koneksi internet. Koneksi internet yang baik akan memudahkanmu untuk tetap terhubung dengan guru maupun dosen saat belajar dari rumah. Kamu tak harus memasang jaringan internet di rumahmu. Kamu bisa menggunakan jaringan internet lewat handphonemu. Pastikan juga provider teleponmu menjangkau daerah tempat tinggalmu. 

4. Sediakan camilan Lihat, camilan pendamping kopi. 

Kegiatan belajar tentunya akan membuat tenaga terkuras. Meskipun secara fisik tak banyak bergerak, tetapi belajar menguras tenaga karena berpikir. Supaya tetap semangat dan tak lelah saat belajar, sediakanlah camilan secukupnya. Siapkan camilan seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dan camilan berkalori tinggi lainnya. 

5. Jauhkan benda yang membuatmu kurang fokus.

Belajar di rumah pasti tak akan luput dari gangguan-gangguan yang membuatmu kurang fokus. Gangguan bisa datang dari televisi, mainan, maupun smartphone. Rumah memang sejatinya adalah tempat untuk tenang dan beristirahat sehingga bisa mengganggumu untuk fokus belajar. Saat ini, kurangilah akses ke kegiatan-kegiatan yang bisa mengganggumu belajar di rumah. 

6. Pastikan ruanganmu punya pencahayaan maksimal.

Supaya mata dan kepalamu tak pusing, perhatikan pencahayaan di tempatmu belajar. Jangan sampai ruanganmu minim pencahayaan karena bisa membuat matamu rusak dan kepalamu pusing. Selain itu, belajar di tempat yang redup atau cenderung gelap akan membuatmu malas. Matamu akan bekerja keras untuk melihat sehingga lama kelamaan akan membuat mata cepat letih dan mengantuk lebih cepat. 


Sumber: 

https://edukasi.kompas.com/belajar-di-rumah-ini-6-tips-menciptakan-suasana-belajar-yang-menyenangkan.